Wisata Kota Tua Jakarta? Pastikan ke Spot-Spot ini..



Libur Enak Nih - Kota Tua Jakarta mempunyai beberapa spot wisata yang menarik sambil kita bisa mempelajari sejarah Ibu kota. Berlokasi di Jalan Pinangsia, Taman Sari, Jakarta Barat. Kamu bisa kesana dengan naik kereta, kendaraan umum, atau berkendara pribadi.

Lantas spot-spot atau lokasi mana sajakah yang wajib untuk kamu kunjungi? Berikut Libur Enak Nih rangkum spesial buat kamu:

1. Museum Wayang
Di lokasi ini kamu akan disuguhi aneka koleksi wayang yang berasal dari daerah-daerah di Indonesia dan luar negeri baik yang terbuat dari kayu dan kulit maupun dari bahan lainnya. Selain lokal, Wayang-wayang yang berasal dari luar negeri ada juga di sini.

Hingga saat ini Museum Wayang mengkoleksi lebih dari 4.000 buah wayang, terdiri atas wayang kulit, wayang golek, wayang kardus, wayang rumput, wayang janur, topeng, boneka, wayang beber dan gamelan.

2. Jembatan Kota Intan
Jembatan ini merupakan jembatan tertua di Indonesia yang dibangun pada 1628 oleh pemerintah VOC. Pasca Kemerdekaan Indonesia jembatan ini berganti nama menjadi Jembatan Kota Intan sesuai dengan nama lokasi.

Jembatan Kota Intan berbentuk jembatan gantung. Dari atas jembatan ini kamu bisa melihat kantor pabean ke arah utara.

3. Museum Bank Indonesia
Pada awalnya, Tempat ini merupakan rumah sakit bernama Binnen Hospital. yang kemudian dialihfungsikan menjadi bank dengan nama De Javashe Bank (DJB) pada tahun 1828.

Pada tahun 1953, DJB berubah menjadi Bank Sentral Indonesia atau Bank Indonesia (BI). Gedung ini masih digunakan hingga tahun 1962 hingga kemudian BI memutuskan memindah gedungnya ke kawasan thamrin.

Tidak berselang lama gedung ini kemudian kembali dialihfungsikan menjadi Museum Bank Indonesia. Di Museum BI kita akan mendapat pengetahuan tentang sejarah terbentuknya bank sentral di Indonesia, banyak hal-hal menarik yang bisa ditemukan di dalamnya.

4. Museum Fatahillah
Museum ini terletak tidak jauh dari Stasiun Kota dan merupakan salah satu ikon terngetop dari Kota Tua. Dulu museum ini berfungsi sebagai balai kota, pengadilan, kantor catatan sipil, tempat ibadah Minggu hingga tempat Dewan Kotapraja.

Pada 1986, Gedung ini diserahkan kepada Pemda DKI Jakarta. Untuk kemudian gedung tersebut diresmikan sebagai Museum Sejarah Jakarta oleh Gubernur DKI Jakarta pada waktu itu yaitu Ali Sadikin.

Di Museum ini tersimpan beberapa koleksi barang sejarah berupa benda asli ataupun replika. Beberapa diantaranya adalah replika peninggalan masa Tarumanegara dan Pajajaran, hasil penggalian arkeologi di Kota Jakarta, furnitur-furnitur antik, koleksi keramik, gerabah, prasasti, dan lainnya.

Selain itu, juga terdapat penjara bawah tanah yang diisebut-sebut menjadi saksi bisu penderitaan para tawanan.

Selamat Menikmati Wisata Kota Tua Jakarta!



Comments